Kalau kamu lagi membangun atau renovasi rumah 2 lantai, ada satu area kecil yang sering dianggap sepele, padahal manfaatnya luar biasa: ruang cuci jemur lantai 2. Percaya atau tidak, menempatkan area laundry di atas bisa bikin aktivitas harian jauh lebih efisien, rumah lebih rapi, dan workflow bersih–kering–lipat jadi lebih mudah. Aku pernah menemani seorang arsitek Surabaya merancang rumah klien, dan ternyata penempatan laundry ini mengubah total kenyamanan hunian mereka. Kok bisa? Yuk, ngobrol santai soal ini—kayak cerita ke sahabat sendiri.
Kenapa Banyak Arsitek Modern Memilih Ruang Cuci Jemur Lantai 2?
Sebelum masuk ke teknis desain rumah, coba bayangkan: kamu naik ke lantai dua, angin sepoi-sepoi menyapa, sinar matahari jatuh lembut ke ruang terbuka. Kain yang baru dicuci menggantung rapi, kering lebih cepat tanpa harus tumpang tindih dengan area tamu. Sensasinya tuh… legaaa.
Nah, banyak arsitek Surabaya setuju bahwa menempatkan ruang cuci jemur lantai 2 adalah cara paling praktis untuk menjaga privasi sekaligus memaksimalkan cahaya alami. Dibandingkan menjemur di lantai dasar—yang kadang makan ruang taman, beradu dengan aktivitas tamu, atau bikin tampilan rumah kurang estetik—lantai dua adalah opsi yang jauh lebih strategis.
Aku pernah mengunjungi salah satu proyek desain rumah modern minimalis. Pemiliknya bilang, “Dulu laundry ada di bawah. Penuh cucian, tamu lihat, aku stres.” Setelah dipindahkan ke lantai dua? Problem solved.
Keuntungan Punya Ruang Cuci Jemur Lantai 2 yang Jarang Diketahui
Di balik ruang kecil ini, ada banyak manfaat tersembunyi. Beberapa di antaranya bahkan baru kamu sadari setelah merasakannya sendiri.
1. Privasi Lebih Terjaga
Menjemur baju di bawah kadang bikin nggak nyaman, apalagi kalau rumahmu desain terbuka. Dengan ruang cuci jemur lantai 2, kamu bisa bebas menjemur tanpa terlihat publik.
2. Waktu Pengeringan Lebih Cepat
Lantai dua biasanya lebih terkena sinar matahari dan aliran angin, jadi cucian kering lebih cepat. Dalam istilah arsitek Surabaya, ini disebut memaksimalkan “climate advantage”.
3. Workflow Laundry Lebih Efisien
Punya kamar tidur di atas? Cocok banget. Setelah baju kering, kamu tinggal melipat di ruangan yang sama, lalu simpan langsung tanpa bolak-balik tangga. Hemat tenaga, hemat waktu.
4. Ruangan Bawah Lebih Rapi
Area bawah bisa fokus untuk ruang tamu, dapur, atau ruang keluarga tanpa tumpukan baju basah. Bener-bener bikin desain rumah terasa lebih lega.

Tips Mendesain Ruang Cuci Jemur Lantai 2 yang Optimal
Aku sering lihat banyak orang niat bikin laundry room, tapi ujung-ujungnya jadi ruangan pengap, sempit, dan bikin malas. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar ruang cuci jemur lantai 2 kamu nyaman dipakai setiap hari.
Sirkulasi Udara Itu Wajib
Jangan kompromi soal ini. Minimal dua bukaan: satu jendela besar dan satu ventilasi. Kombinasi cahaya alami + angin bikin cucian cepat kering dan ruangan nggak lembap.
Gunakan Lantai yang Tidak Licin
Laundry = air. Pastikan lantai kedap air, tekstur matte, dan mudah dibersihkan.
Area Mesin Cuci Harus Aman
Pastikan kamu merancang saluran air masuk dan keluar sesuai standar. Arsitek Surabaya sering menyarankan pemasangan floor drain tambahan untuk jaga-jaga.
Tinggi Jemuran Ideal
Biar nggak cepat capek, pasang jemuran otomatis atau tarik dorong. Ketinggian ideal ± 180–200 cm.
Rak Penyimpanan Multifungsi
Bikin kabinet atas-bawah. Simpan detergen, pewangi, hanger, dan peralatan kecil supaya ruangan tetap rapi.
Tambahkan Atap Transparan
Atap polycarbonate atau kaca tempered bisa jadi solusi keren yang bikin cahaya tetap masuk tapi ruangan terlindungi dari hujan.
Contoh Desain Ruang Cuci Jemur Lantai 2 yang Bisa Ditiru
Nah, ini bagian paling seru. Aku bagikan beberapa ide desain rumah yang sering jadi favorit klien:
1. Laundry Minimalis Terbuka
Ruang semi-terbuka dengan pagar kaca dan tanaman kecil. Cahaya optimal, angin bebas, nuansa tropis banget.
2. Laundry Tertutup dengan Exhauster
Buat kamu yang pengen privasi total, bisa bikin ruangan tertutup dengan kipas buang. Cocok untuk rumah 2 lantai yang sempit.
3. Ruang Laundry + Folding Area
Ini kombinasi terbaik. Setelah baju kering, kamu bisa duduk santai di meja kecil untuk melipat sambil minum teh.
4. Laundry Industrial Style
Warna hitam-putih, pipa exposed, dan rak besi. Kesan modern dan rapi banget.
5. Laundry Skylight
Atap pakai skylight? Duh, cantiknya. Cahaya natural melimpah, hemat listrik seharian.
Di proyek terakhirku, klien minta ruang cuci jemur lantai 2 dengan konsep “hotel laundry”. Hasilnya elegan dan rapi banget sampai mereka bilang, “Nggak nyangka ruang laundry bisa secantik ini.”
Kesalahan Umum Saat Membuat Ruang Cuci Jemur Lantai 2
Walau terdengar sederhana, banyak kesalahan yang sering terjadi:
- Jemuran terlalu rendah → pakaian menyentuh lantai.
- Ventilasi buruk → ruangan panas dan lembap.
- Lantai licin → bahaya tergelincir.
- Tidak ada area lipat → cucian bersih menumpuk dan terlihat berantakan.
- Atap tidak tahan panas → ruangan berubah jadi oven.
Makanya, desain rumah itu bukan hanya tentang estetika, tapi juga ergonomi dan fungsi sehari-hari.

Rekomendasi Ukuran Ideal Ruang Cuci Jemur Lantai 2
Kalau rumah 2 lantai-mu tidak terlalu besar, jangan khawatir! Ukuran laundry yang ideal cukup 1,5 x 2 meter. Sudah cukup untuk satu mesin cuci, satu meja kecil, dan jemuran gantung. Kalau space lebih luas? Lebih enak lagi. Kamu bisa tambahkan laci, rak, hingga kursi kecil buat ngelipet sambil santai.
Intinya, ruang cuci jemur lantai 2 bisa fleksibel banget. Tinggal kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan keluarga.
Ruang Cuci Jemur Lantai 2: Investasi Kecil untuk Kenyamanan Besar
Setelah kamu melihat banyak manfaat dan contoh desainnya, sekarang kamu tahu kenapa banyak arsitek Surabaya mulai memprioritaskan ruang laundry di lantai atas. Bukan cuma soal gaya, tapi soal efisiensi dan kenyamanan hidup.
Dan percaya deh, kalau desain rumah ingin fungsional dan praktis, menempatkan ruang cuci jemur lantai 2 adalah keputusan kecil yang memberi dampak besar.





