Pernah nggak kamu membayangkan punya ruang tamu tanpa sofa atau kursi tapi tetap hangat, estetik, dan enak dipakai ngobrol bareng teman? Banyak orang mengira ruang tamu harus punya sofa besar supaya terlihat “lengkap”, padahal konsep lesehan justru makin digemari—terutama buat kamu yang suka gaya simpel, praktis, dan hemat ruang.
Waktu aku membantu salah satu klien interior Surabaya, dia sempat ragu ketika kuusulkan konsep ruang tamu minimalis tanpa sofa. Tapi begitu desainnya jadi—wah, suasananya langsung jadi cozy banget. Lantai kayu hangat, bantal-bantal empuk, dan lampu kuning temaram bikin tamu betah duduk lama. Sensasi duduk rendah itu punya vibe tersendiri, lho. Dekat dengan tanah, terasa grounding, bikin rileks setelah hari panjang.
Dan kali ini, aku bakal ajak kamu menjelajahi ide-ide terbaik membangun ruang tamu tanpa sofa atau kursi yang nggak cuma fungsional, tapi juga memancarkan kehangatan visual dan kenyamanan fisik. Yuk, kita mulai.
1. Ciptakan Kenyamanan dengan Karpet Tebal & Lembut
Kunci utama ruang tamu lesehan itu ada di lantainya. Karpet yang tepat bisa mengubah seluruh suasana. Bayangkan saat kaki menapak permukaan empuk—hangat, lembut, dan bikin ingin duduk lebih lama.
Pilih karpet berbahan bulu pendek, wol sintetis, atau premium woven yang teksturnya nyaman. Kalau ruangannya kecil, pilih warna terang supaya terlihat lega. Ini salah satu trik favorit desainer interior Surabaya saat menangani rumah-rumah compact.
Kapan terakhir kali kamu duduk di lantai sambil menikmati teh hangat? Rasanya surprisingly calming, kan?

2. Gunakan Floor Cushion & Bantal Lantai yang Estetik
Supaya ruang tamu minimalis tanpa sofa tetap terasa nyaman, tambahkan bantal lantai berukuran besar. Pilih kombinasi warna earthy seperti coklat muda, krem, sage green, atau abu-abu.
Bantal ini bukan cuma bikin duduk makin empuk, tapi juga jadi elemen dekoratif yang mempercantik tampilan ruangan. Kamu bisa menumpuk 2–3 bantal berbeda tekstur: linen + katun + velvet — biar efek visualnya makin kaya.
Kadang aku suka sengaja meletakkan satu bantal yang warnanya agak “nyeleneh”—misal mustard atau maroon—buat jadi aksen. Efeknya langsung bikin ruangan terlihat hidup.
3. Tatami & Elemen Ala Jepang untuk Suasana Tenang
Kalau kamu suka vibe zen, kamu bisa mengadopsi lantai tatami. Banyak desain ruang tamu tanpa sofa atau kursi menggabungkan unsur Jepang karena sangat cocok dengan gaya minimalis.
Tatami memberikan:
- Permukaan yang empuk
- Warna netral yang menenangkan
- Aroma alami khas jerami yang subtle
Sempat ada satu rumah klienku yang menggunakan tatami. Begitu kamu masuk, pengalaman sensornya langsung beda—baunya tenang, kainnya hangat, suasananya kayak masuk ruang teh kecil. Micro-experience seperti itu bikin ruangan punya karakter kuat.

4. Meja Kopi Rendah untuk Fungsionalitas Maksimal
Ruang tamu lesehan tetap butuh meja, tapi modelnya jangan yang tinggi. Pilih meja kopi rendah berbahan kayu solid, rotan, atau bahkan beton ringan kalau mau tampilan industrial.
Tips kecil:
- Bentuk bundar cocok untuk ruangan kecil
- Bentuk persegi panjang cocok sebagai pusat aktivitas
- Meja lipat praktis untuk ruangan multifungsi
Pastikan letaknya mudah dijangkau saat tamu duduk lesehan. Meja rendah juga bikin visual ruangan lebih lapang—cocok untuk penataan ruang tamu minimalis tanpa sofa.
5. Pencahayaan Hangat untuk Menghadirkan Mood Cozy
Pencahayaan itu seperti “nyawa” ruangan. Kalau kamu punya ruang tamu tanpa sofa atau kursi, lampu hangat sangat membantu membangun suasana yang intim.
Pilih:
- Lampu lantai rendah
- Lampu meja mungil
- LED warm white
- Lantern-style light
Beberapa klienku sering bilang, “Kok rasanya adem banget ya kalau lampunya hangat?” Itu karena pencahayaan kuning memang merangsang ketenangan dan membuat warna ruangan terasa lebih lembut.

6. Optimalkan Dinding sebagai Area Dekorasi
Karena ruangannya minim furnitur, dinding punya peran penting. Kamu bisa menaruh:
- Rak kayu kecil untuk pajangan
- Lukisan minimalis
- Hanging plants
- Cermin besar untuk efek luas
Pakai frame atau ornamen yang ringan supaya estetika lesehan tetap terasa. Ruangan tanpa sofa itu biasanya lebih rendah fokusnya, jadi dekorasi dinding otomatis jadi titik perhatian utama.
Kadang aku menyarankan klien menaruh wall art dengan tekstur timbul—supaya tamu punya sesuatu yang “menangkap mata” begitu masuk.
7. Buat Zona Lesehan Multifungsi
Yang seru dari ruang tamu lesehan adalah ruangannya bisa multifungsi tanpa ribet. Misalnya:
- Tamu datang → jadi area ngobrol
- Kamu butuh bekerja → tinggal bawa laptop
- Mau nonton film → tinggal tebar bantal
- Ada acara keluarga → ruangannya tetap muat banyak orang
Ruang tamu low furniture seperti ini juga cocok untuk rumah kecil, apartemen studio, atau hunian minimalis modern. Fleksibilitasnya tinggi, perawatannya mudah, dan tampilannya pun estetis.
Tips Tambahan Agar Ruang Tamu Tanpa Sofa Tetap Nyaman
Supaya konsep ruang tamu tanpa sofa atau kursi makin maksimal, coba terapkan beberapa hal berikut:
- Pakai tekstur lembut (karpet, throw blanket, bantal tebal)
- Tambahkan aroma terapi seperti lavender atau sandalwood
- Sediakan tray kecil untuk menyajikan minuman
- Rutin vakum karpet agar tetap higienis
Aku pribadi suka menaruh diffuser dengan essential oil citrus. Aromanya segar tapi tetap ringan—pas banget buat ruang tamu lesehan.

Kenapa Banyak Desainer Mulai Mendorong Konsep Ini?
Dari pengalaman bekerja di dunia desain interior, termasuk beberapa proyek interior Surabaya, konsep lesehan makin populer karena tiga alasan utama:
- Lebih Ramah Ruang
Sofa itu besar, berat, dan makan tempat. Ruang tamu lesehan memberi lebih banyak ruang bebas. - Lebih Nyaman untuk Relaksasi
Duduk rendah membuat tubuh lebih grounding dan rileks. - Biaya Lebih Hemat
Kamu nggak perlu beli sofa jutaan rupiah, tapi tetap dapat ruangan yang cantik.
Plus, ada sensasi hangat emosional yang muncul saat duduk lesehan bareng keluarga—lebih dekat, lebih intim.
Membangun ruang tamu tanpa sofa atau kursi bukan hanya soal gaya, tapi juga cara baru menikmati ruang. Dengan paduan karpet nyaman, bantal lantai estetik, pencahayaan hangat, dan detail kecil penuh makna, kamu bisa menciptakan area yang bikin siapa pun betah berlama-lama.
Kalau kamu ingin ruang yang fleksibel, minimalis, dan penuh suasana cozy, konsep ruang tamu minimalis tanpa sofa atau ruang tamu lesehan ini layak banget dicoba. Eksplorasi, eksperimen, dan nikmati proses menciptakan ruangan yang benar-benar “kamu banget”.





