desain apartemen kecil

Desain Apartemen Mungil Terlihat Jadi Luas, Ini Tips dan Triknya

Saat ini, tinggal di kota-kota besar tidak lagi membutuhkan hunian baru berupa rumah yang dibangun di sebidang tanah di kawasan yang semakin memiliki sedikit ruang hijau. Banyak anak muda yang lebih memilih hidup independen dan praktis di hunian vertikal atau yang dikenal dengan nama desain apartemen mungil.

Dengan apartemen keamaan lebih terjaga dan banyak pelayanan yang tersedia di apartemen seperti binatu dan minimarket plus apotek 24 jam. Tentunya, hal ini lebih praktis daripada membangun rumah baru.

Banyak orang memilih apartemen sebagai rumah mereka karena beragam alasan, ada yang karena keterbatasan bujet, ingin hidup lebih praktis, adapula yang senang menyendiri di kamar khusus untuknya agar lebih mudah mendapatkan ide.

Beberapa orang juga menggunakan apartemennya sebagai tempat kerja atau studio dan meletakkan kasur di sana agar lebih mudah beristirahat di tengah pekerjaan yang padat.

Memiliki apartemen tentunya berbeda dengan rumah yang serba menuntut perabotan yang lengkap. Di apartemen Anda hanya memerlukan barang-barang penting sehingga apartemen mungil Anda tidak terlihat sumpek dan penuh dengan barang.

Lalu, bagaimana caranya mendapatkan hunian nyaman dan sesuai dengan kebutuhan Anda? berikut beberapa konsep apartemen minimalis yang dapat Anda terapkan di apartemen Anda.

Ini Dia 5 Konsep Desain Apartemen Mungil Yang Bisa Anda Terapkan

  • Gunakan Flying Mount

Kendala saat memiliki apartemen yang mungil adalah ukuran apartemen yang serba terbatas membuat Anda tak memiliki banyak space.

Salah satu furniture yang dapat Anda gunakan untuk kendala ini adalah rak melayang atau flying mount. Gunakan rak ini untuk meletakkan TV ataupun buku-buku koleksi Anda.

Anda juga dapat memanfaatkan sedikit ruang di bagian ujung lorong dengan menggunakan rak layang ini. Letakkanlah foto atau pajangan berupa souvenir kenang-kenangan di rak layang di sudut yang mati tersebut. Kini sudut tersebut sudah lebih hidup dan dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Selanjutnya, Anda juga akan memiliki ruang lantai yang dapat membuat kamar terkesan lebih luas dan lega. Anda juga dapat menyimpan barang-barang lainnya yang Anda butuhkan di dalam apartemen.

Tak hanya itu, bila jarak plafon dengan lantai cukup jauh, pasanglah flying mount bertingkat untuk mendapatkan lebih banyak penyimpanan untuk barang-barang Anda.

Kini apartemen sempit bukanlah alasan untuk tidak bisa menyimpan dokumen dan barang yang penting. Anda dapat menatanya dengan lebih rapi juga.

  • Memanfaatkan transisi ruangan
desain apartemen mungil
Foto by media.rooang.com

Di beberapa apartemen tentunya terdapat transisi antara kedua ruangan baik berupa koridor maupun sedikit area temboh di antara kedua pintu. Nah jangan biarkan bagian ini kosong.

Anda dapat membuatnya menjadi area dapur dengan meletakkan satu kitchen set mini berisi kompor, oven, dan wastafel. Pasang pula rak di bagian atas agar Anda dapat menyimpan piring ataupun bahan makanan hanya dalam 1 kitchen set saja. Anda jadi lebih hemat ruang juga bukan.

Jika Anda sudah memiliki spot dapur sendiri, maka Anda dapat memanfaatkan transisi ruangan tersebut untuk hal yang lainnya.

Anda dapat membuat mini wardrobe dengan lemari yang pendek menyimpan beberapa pakaian Anda yang sudah tidak muat di lemari utama dilengkapi dengan cermin dan aksesoris lainnya.

Area ini sangat penting sebagai salah satu ruang touch up saat Anda akan bepergian dan ingin mengecek penampilan Anda sekali lagi.

Opsi lainnya, Anda dapat membuat sedikit ruang hijau di sini dengan meletakkan beberapa tanaman hias yang dapat membuat apartemen Anda lebih hijau. Tanaman ini juga dapat memberikan oksigen dan udara yang lebih segar di dalam desain apartemen mungil Anda.

  • Kombinasi Pencahayaan dan Cermin
desain apartemen kecil
Foto by magnoliaadisentosa.com

Terdapat banyak cara untuk membuat ruangan menjadi lebih luas dan terbuka. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pencahayaan. Ruangan yang gelap seringkali lebih terasa sempit dan sumpek.

Oleh karena itu, Anda perlu menata cahaya agar sesuai dan dapat memberikan efek luas dalam ruangan. Terdapat beberapa jenis pencahayaan yang dapat Anda kombinasikan yaitu ambience lighting, accent lighting, dan task lighting.

Ambience lighting berarti lampu utama. Untuk lampu utama gunakanlah lampu gantung agar cahaya tepat dan memiliki estetika tersendiri yang dapat membuat kamar dan ruangan lebih cantik. Selanjutnya adalah accent lighting adalah pencahayaan tambahan.

Gunakan pencahayaan ini jika Anda butuh tambahan pencahayaan yang dapat membuat ruangan lebih terang. Anda juga dapat menggunakan salah satu pencahayaan dan disesuaikan dengan intensitas yang Anda butuhkan di dalam ruangan.

Terakhir, task lighting merupakan pencahayaan tambahan yang dapat Anda gunakan saat mengerjakan tugas ataupun menjadi cahaya remang menemani istirahat Anda. Pencahayaan yang satu ini Anda bisa dapatkan melalui standing lamp.

Cara lain untuk membuat kamar lebih luas bisa dilakukan dengan memasang kaca atau cermin di beberapa sudut. Letakkanlah cermin di beberapa sudut seperti di lemari dan meja rias.

Anda juga dapat memasangnya di bagian atas tempat tidur. Hal ini akan membuat ruangan terlihat lebih luas dan lega. Ide seperti ini sangat membantu. Tak hanya dapat membuat kamar terihat luas, cermin juga dapat digunakan untuk melihat penampilan.

  • Karpet dan Throw

Jika Anda menyukai desain ruangan yang rustic, Anda dapat mengambil sedikit ide dari gaya skandinavian yang memiliki gaya desain minimalis dilengkapi dengan detail yang menonjol.

Hal pertama yang dapat Anda terapkan adalah menggunakan karpet berdesain geometris ataupun bergaya boho untuk menutupi lantai di area ruang tamu.

Anda juga dapat menghemat ruangan dengan menggunakan meja lesehan di atas karpet. Anda dapat bercengkerama lebih santai dengan menggunakan gaya ruang tamu lesehan ala Jepang ini. Karpet yang bercorak menarik ini juga membuat ruangan lebih cantik.

Selanjutnya adalah Throw. Throw adalah selimut ataupun kain yang digelar begitu saja di sofa. Jika Anda memilih sofa sebagai tempat duduk tamu tambahkan kain ini untuk membuat kesan casual.

Style skandinavian yang satu ini juga dapat membuat suasana lebih hangat dan friendly. Selain throw dan karpet yang cantik, Anda juga dapat menambahkan unsur kayu lewat furniture seperti desk table ataupun meja ruang tamu Anda untuk membuat kesan lebih warm dan inviting.

  • Ruang Tamu di Bukaan L

Jika Anda memiliki apartemen berbentuk L, jadikan bukaan yang yang sempit dan terkena sinar matahari sebagai area ruang tamu atau ruang keluarga.

Area ini yang biasanya sumpek dan sempit akan terasa lebih luas jika berada dekat jendela. Jendela akan memberikan pencahayaan ekstra  dan membuat ruang tamu lebih terbuka dan luas.

Anda dapat menjadikan area ini sebagai area menerima tamu dan juga keluarga berkumpul. Letakkan televise dan peralatan lainnya yang menjadi favorit keluarga untuk berkumpul.

Nah itulah beberapa tips dan trik menyulap desain apartemen mungil menjadi lebih besar dan luas. Anda dapat mengombinasikannya atau menggunakan beberapa tips sesuai dengan kondisi apartemen Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *