Pilihan transisi ruangan

Interior Apartemen Studio Yang Unik dan Menarik

Interior Apatemen Studio – Zaman sekarang, banyak orang yang lebih memilih tinggal di apartemen dibandingkan rumah tapak. Selain karena dekat dengan pusat perkantoran, apartemen identik juga dengan kepraktisannya. Jadi, tak heran banyak yang lebih memilih tinggal di apartemen, terutama bagi mereka yang belum menikah ataupun pasangan muda yang baru menikah.

Apartemen yang dipilih umumnya tipe kecil, seperti apartemen studio. Tinggal di apartemen tipe studio sebetulnya cukup banyak keunggulan, namun bukan berarti juga tanpa tantangan. Tantangan terbesar ini datang dari cara Anda menentukan zonasi ruang agar setiap sisi apartemen bisa tersegmentasi dengan baik. Sehingga, apartemen studio yang Anda tempatkan terasa lebih nyaman dan enak dipandang.

Ada baiknya pengaturan zonasi dan penataan interior apartemen studio Anda dilakukakn dengan cara menyesuaikannya dengan karakter Anda. Misalnya, dari pemilihan furniture, sofa, meja, partisi ruang untuk menciptakan zonasi, dan lain sebagainya, harus diesuaikan berdasarkan karakter kuat Anda. Jangan lupa untuk menyesuaikan pula furnitur yang dipilih dengan ukuran ruangan apartemen.

Sementara itu, untuk menentukan zonasi ruang pada interior apartemen studio memang harus dilakukan dengan agak sedikit tricky. Kami memiliki cara praktis untuk membuat apartemen Anda tersegmentasi dengan baik, namun dengan cara yang praktis. Simak ulasannya berikut ini.

Cara Menentukan Zonasi Ruang pada Interior Apartemen Studio

Interior Apartemen Studio

Dalam menentukan zonasi pada apartemen studio, Anda harus betul-betul berhati-hati agar mendapatkan segmentasi ruang yang baik sesuai dengan yang Anda inginkan. Meski mungkin Anda tidak bisa mengubah struktur dan konstruksi pada interior apartemen studio, namun masih ada beberapa cara yang cukup praktis dilakukan untuk mengatur dan menata interior apartemen studio. Sehingga, mendapatkan zona yang pas layaknya ruangan yang terpisah. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan zonasi pada interior apartemen studio:

  • Area pintu masuk

Area masuk apartemen studio terbuka langsung ke seluruh bagian, karena tidak adanya sekat. Anda tidak memiliki kendarli atas apa yang tamu lihat terlebih dahulu dari area masuk. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengatur furnitur di bagian pintu masuk agar tidak langsung berhadapan dengan area tidur. Misalnya, dengan meletakkan rak sepatu terlebih dahulu, kemudian sejajar dengan itu bisa menempatkan televisi.

Pendekatan lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menciptakan area pintu masuk yang jarang diterapkan, yaitu membuat partisi. Partisi ini bisa berfungsi sebagai lemari buku dan guna menghalangi pandangan langsung ke dalam saat pintu apartemen terbuka. Namun, cara ini mungkin hanya bisa dilakukan, jika apartemen studio Anda memiliki ukuran yang agak besar. Intinya, penataan ini bertujuan untuk menciptakan ruang yang betul-betul tertutup, tetapi tidak mengambil kendali area yang menjadi titik masuk apartemen.

  • Menentukan tata letak

Tanpa dinding atau partisi pemisah antar ruang, tentu bisa jadi sangat menantang untuk menentukan ruang pada apartemen studio. Namun sebetulnya Anda tidak perlu pusing-pusing, gunakan saja struktur dan konstruksi yang telah ada untuk menata ruang apartemen studio Anda. Misalnya, dengan menampatkan meja makan tepat berada di sebelah dapur. Sementara itu, penempatan area tidur sebaiknya berada agar jauh dari zona atau area ruang yang lainnya agar mendapatkan kenyamanan maksimal saat beristirahat.

Sebisa mungkin letakkan furnitur pada satu sisi yang sama agar ruangan tidak terlalu terasa sempit dan masih ada ruang yang cukup leluasa untuk arus lalu lintas. Buat juga sebuah sketsa desain yang dapat membentu Anda dalam memvisualisasikan gambaran tata ruang apartemen studio yang Anda inginkan. Sehingga, semuanya bisa terasa cocok dan memiliki keselarasan.

  • Pilihan transisi ruangan
Pilihan transisi ruangan

Salah satu perbedaan apartemen besar dengan apartemen studio adalah tidak adanya partisi atau pemisah antar ruang pada apartemen studio. Untuk itu, Anda perlu mengakalinya dengan membuat transisi ruang sendiri, baik memilih transisi tertutup atau terbuka. Ada beberapa trik yang praktis untuk menciptakan transisi yang mulus antar setiap zona, yaitu sebagai berikut:

  • Karpet

Tidak ada yang lebih praktis untuk menentukan zonasi ruang pada apartemen studio melebihi praktisnya penggunaan karpet. Karpet bisa memberikan efek transisi antar ruang secara halus dan juga mampu menciptakan perbedaan ‘mood’ antar ruang yang tidak dibatasi dengan partisi bendar keras, misalnya tembok. Karpet juga menjadikan suatu ruangan sebagai vocal point atau sebagai fokus ruangan.

  • Rak modular

Rak modular merupakan perabotan yang memiliki fungsi ganda dan ini tentu saja sangat berguna dalam ruangan kecil. Rak ini dapat berfungsi sebagai ruang penyimpanan, pajangan tanaman, sekaligus juga sebagai partisi antar ruang. Dengan menggunakan rak modular yang sedikit terbuka, komunikasi dan jarak pandang antar ruang menjadi tidak dibatasi.

  • Area tidur

Langkah pertama untuk memaksimalkan area tidur adalah dengan memfokuskan area tidur merupakan area rumah yang paling tenang. Oleh karenanya, sah-sah saja jika Anda membuat partisi sebagai pemisahan antara ruang lainnya dengan area tidur. Bahan yang bisa dijadikan pilihan menarik adalah kaca berbingkai besi hitam. Selain dapat mengurangi kebisingan yang dibutuhkan guna kenyamana istirahat Anda, model pemisah seperti ini juga akna menampilkan gaya visual yang cukup unik.

Bukan hanya dari rangka besi hitam, Anda juga bisa memanfaatan partisi pada area tidur dengan memenfaatkan tirai atau gorden. Memang pembatasan area tidur yang menggunakan tirai mungkin tidak akan membuat area tidur enjadi kedap suara, namun konsep ini merupakan alternatif paling mudah dan praktis untuk dilakukan.

Cara lainnya, Anda juga bisa mentransformasikan lemari menjadi area tidur. Misalnya, dengan meletakkan tempat tidur ada di belakang lemari pakaian Anda. Area tidur di pojoj seperti ini menjadi salah satu pemanfaatan fungsi yang alami. Sehingga, Anda juga tidak perlu menghabiskan banyak tempat untuk memisah area tempat tidur.

Car ayang terakhir adalah dengan membuat area tidur di dekat langit-langit apartemen atau seperti loteng. Namun, cara ini cukup memakan banyak biaya, meski memang akan sepadan dengan hasil yang diharapkan. Dengan cara ini, Anda masih memiliki area bawah yang lebih luas untuk area lainnya.

Hidup di apartemen studio memang akan menjadi cerita yang menarik karena berbagai alasan. Banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari tinggal di apartemen studio ini. Hanya saja memang Anda harus mampu menjawab persoalan yang biasa dihadapi orang-orang yang memiliki apartemen studio yang notabene berukuran kecil. Sebab, jika tidak tersegmentasikan dengan baik, maka apartemen stusdipo akan terlihat berantakan tanpa estetika sama sekali.

Oleh karenanya, penataan ruang sangat dibutuhkan bagi Anda yang tinggal di apartemen studio Jika Anda tidak mampu mengatasinya seorang diri, sewalah jasa interior apartemen di Surabaya yang mampu mengatasi berbagai permasalahan Anda dengan sistem zonasi pada ruang apartemen studio milik Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *